Jan
26
PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA INTERVENSI PSIKOLOGI

image
by promomainan
posted in Articles
492

PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA INTERVENSI PSIKOLOGI, MENGANGKAT KEARIFAN LOKAL UNTUK MEMBANGUN KARAKTER BANGSA
 

Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya terutama dalam budaya. Hal ini ditunjukkan dari berbagai macam bahasa, mata pencaharian, agama, sistem kepercayaan, upacara adat dan kesenian. Keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia terbentuk karena adanya interaksi antar suku yang ada. Keanekaragaman budaya membuat suatu bangsa harusnya menjadi bangsa yang kuat. Keanekaragaman budaya pula yang akan membentuk karakter yang unik.

Tetapi dalam kenyataannya sebagian besar bangsa Indonesia mulai meningggalkan kebudayaannya. Seperti kacang lupa akan kulitnya. Kebudayaan yang mulai ditinggalkan salah satunya adalah permainan tradisional. Kita bisa melihat saat ini jarang sekali anak-anak memainkan permainan tradisional. Bahkan sebagian anak di Indonesia telah lupa tentang adanya permainan tradisional. Hal ini terjadi karena kemajuan teknologi.

Kemajuan teknologi telah membawa perubahan dalam berbagai hal termasuk dalam hal bermain. Perubahan dalam bermain ini lebih mengacu pada permainan elektronik seperti Playstation, Nintendo, Game Center dan Game online. Saat ini permainan modern seperti ini yang digemari anak-anak.

Pada dasarnya dunia anak-anak adalah dunia bermain. bermain adalah kegiatan yang sangat penting dan menyenangkan dalam proses belajar anak, melalui bermain anak akan didorong untuk bereksperimen dan tumbuh dengan baik dalam kehidupannya (Marlan E Borden, 2001:37). Sesungguhnya semua permainan itu adalah baik apabila diarahkan kepada tujuan yang positif. Permainan modern mampu membuat anak berpikir kreatif karena game yang ada sangat beragam. Dampak negatifnya interaksi sosial anak sangat kurang, bahkan terkadang dalam game modern termuat unsur kekerasan. Sedangkan permainan tradisional memberikan dampak positif dalam berbagai hal terutama dalam hal mengasah kemampuan motorik. Dan permainan tradisional lebih aman daripada permainan modern karena kandungan hal negatif sangat jarang.

Permainan tradisional juga mampu membentuk karakter dan mental pada anak. Karakter tersebut misalnya kerja sama, jujur, kreatif, cerdik, menghargai orang lain, dan kebersamaan. Permainan tradisional selalu melibatkan teman bermain. Pelibatan teman ini membentuk karakter sosial anak yaitu menghindarkan individualitas, egois dan sifat apatis. Misalnya bentengan. Permainan kejar-kejaran yang dimainkan secara berkelompok ini menuntut kerja sama yang tinggi agar bisa menang dari kelompok lain. Selain itu, mereka harus mengatur strategi agar bisa mengalahkan lawan. Bila mereka kalah, mereka harus fair menerima kekalahan mereka.

Karena hilangnya permainan tradisional yang kalah dengan permainan modern, pembentukan karakter dalam dunia anak pun mulai hilang. Hal ini menyebabkan timbulnya berbagai masalah di Indonesia. Menurut M. Ihsan Ketua Satgas perlindungan Anak banyak kasus yang berawal dari pengaruh game, seperti anak SD membunuh temannya di Ciracas gara-gara label geng, siswa SD membacok temannya di Depok, tiga anak mencabuli 2 orang temannya di Padang. Baru-baru ini beberapa anak merampok karena butuh uang untuk game online, beberapa kasus kekerasan, bullying, pemerkosaan, pencabulan dan sebagainya dipicu oleh

game online.(www.voa-islam.com)

Pembentukan karakter merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan saat ini. UU no.23 th. 2003 menyebutkan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, seharusnya pendidikan karakter diberikan kepada anak-anak sedini mungkin. Salah satu cara untuk membentuk karakter anak-anak adalah dengan cara memperkenalkan kembali permainan tradisional.

Dari uraian di atas, kami ingin memperkenalkan kembali permainan tradisional untuk membangun karakter bangsa yang kuat dengan mengadakan seminar nasional yang bertemakan “Permainan Tradisional Sebagai Media Intervensi Psikologi, Mengangkat Kearifan Lokal untuk Membangun Karakter Bangsa”

Sumber:
http://psikologi.fk.uns.ac.id/seminar-nasional-permainan-tradisional-sebagai-media-intervensi-psikologi-mengangkat-kearifan-lokal-untuk-membangun-karakter-bangsa/

BELI PRODUK KAMI :
 
LEGO CITY FOREST POLICE STATION 4440
 
Carry A Home
 
Angry Bird Mini Laptop
 
LEGO FRIENDS DOLPHIN CRUISER 41015